Pages

Jumat, 12 Juli 2013

Filosofi KOPER

Konsep packing bisa ditilik secara filosofis, memilih barang mana saja yang akan menemani dalam sebuah perjalanan. Itu tidaklah mudah. Kita tidak ingin sesuatu yang kita bawa dalam koper ini tidak berguna di dalam perjalanan atau bahkan sia-sia dipertahankan sesampainya di tujuan.

Packing itu belajar memilih, mana saja yang akan kita bawa dan pertahankan, seperti halnya memilih siapa yang akan kita masukkan ke hati.

Hidup adalah sebuah perjalanan, hati adalah koper. Bawa secukupnya didalamnya. Tinggalkan yang memberatkanmu, singkirkan yang merepotkanmu.

Saat membawa koper, berhati-hatilah, akan selalu ada seseorang atau sesuatu yang berusaha mencuri atau merusaknya di perjalanan. 

Begitu pula tatkala bertemu teman seperjalanan. Hati-hati jika menitipkan koper. Isinya bisa saja tertukar, terbawa baik secara sengaja atau tidak, dan lalu kau hanya membawa koper tanpa isi.

Semoga nanti di jalan kau bertemu dengan seseorang yang searah dan setujuan, atau bahkan mungkin saja kalian menuju tempat baru atau menciptakan tujuan baru.

Tapi di manapun itu, kau dan dia selalu ingin bersandingan menempuh jarak yang sama, berdua.

Dan masing-masing koper yang kalian bawa akan selalu kalian jaga, 
berdua.



by: Rahne Putri (The Journeys 2)
 

Template by BloggerCandy.com